Sudah 1 Tahun, Kenapa Bayi Belum dapat Jalan? Bagaimana Caranya?


Bayi Belum dapat Jalan Umur Berapa, bagaimana Caranya ?Bayi Anda berusia 1 tahun, namun masih belum dapat jalan, tidak perlu khawatir. Berdasarkan sejumlah literatur perkembangan bayi, secara garis besar dapat disimpulkan bahwa setiap anak memiliki pola dan cara perkembangan yang berbeda-beda, bahkan dalam beberapa kasus ditemukan anak berusia 2 tahun belum juga dapat berjalan. Tentunya, yang sangat  perlu diperhatikan dalam melihat dan menilai perkembangan bayi, adalah bagaimana kesehatan tubuh dan psikis mereka.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan seorang bayi lambat jalan, salah satunya adalah karena kurangnya dilatih. Umumnya, masalah seperti itu sering ditemukan pada anak yang kedua orang tuanya sibuk, sehingga bayi mereka hanya diasuh perorangan, dan tidak ada waktu buat si bayi untuk melatih kemampuan berjalan. Berbeda halnya anak yang dititipkan di temapat penitipan anak, di sana kemampuan anak cepat berkembang karena melihat aktivitas anak lainnya.

Ada yang beranggapan bahwa anak berusia 1 tahun yang belum dapat berjalan dikategorikan abnormal? Tentu merupakan anggapan yang keliru.  Sebab banyak juga ditemukan anak baru bisa berjalan setelah umur 14 bulan bahkan 20 bulan. Maka dari itu, tidak perlu terlalu dikhawatirkan selama pertambahan berat badan dan pekembangan psikis mereka terlihat normal. Berat badan normal bayi pernah saya tuliskan sebelunya di sini. Secara lengkap tabel pertambahan berat badan tersebut bisa anda lihat di buku posyandu atau langsung konsultasikan dengan bidan atau dokter anak.

Cara men-stimulasi kemampuan berjalan anak dapat dilakukan dengan melatih mereka secara teratur. Kegiatan berjemur di pagi hari sebelum jam 9 sangat penting untuk perkembangan tulang anak, jadi orang tua sebaiknya membiasakan setelah mandi pagi anak di jemur selama 5 - 10 menit dibawah sinar mentari pagi.

bayi jalan usia berapa
Salah satu alat yang dapat digunakan untuk men-stimulasi kemampuan berjalan bayi adalah baby walker. Alat ini berfungsi sebagai mainan sekaligus membantu anak untuk latihan berjalan. Model baby walker sangat beragam, sebaiknya pilih yang sangat ringan, langsing dan kuat. Perlu diketahui bahwa untuk baby walker ukuran besar hanya akan menghambat pergerakan anak ketika harus lewat di celah-celah sempit seperti di antara sofa, dan melewati pintu antar ruangan. Maka dari itu, setiap membeli perlengkapan bayi sebaiknya tekankan pada fungsi bukan pada nilai estetika keindahan atau mahalnya perlengkapan tersebut.

Alat Bantu Jalan BayiAlat Bantu Jalan Bayi
Selain Baby Walker, alat bantu berjalan untuk bayi adalah gendongan jinjing. Gendongan jinjing memiliki multifungsi, dan harganya juga sedikit lebih murah dibanding baby walker.

Apabila berada di dalam rumah, biarkan bayi untuk bergerak bebas, beri mereka mainan yang mudah bergerak bila disentuh seperti bola berwarna warni, mobil-mobilan, dan lain-lain. Sifat mainan yang mudah bergerak ini akan menstimulus dan memancing anak untuk dapat bergerak cepat. Orang tua cukup melakukan pengawasan, dan mencegah anak dari alat atau hal-hal yang berbahaya, misalnya air yang jatuh di lantai, dapat menyebabkan anak terpeleset.

Selain menggunakan alat bantu berjalan dan mainan-mainan, orang tua juga dianjurkan untuk memberikan pijatan-pijatan lembut pada bayi. Ada sejumlah panduan yang menganjurkan agar bayi sesudah mandi pagi selalu diberi baby oil sambil dipijat lembut terutama dibagian alat gerak mereka.  [*]